“Kue Rangi” Makanan Tradisional Khas Betawi

Sebentar lagi Ibu Kota Jakarta akan berulang tahun ke-485. Banyak cara dilakukan warga Jakarta untuk merayakan HUT DKI dengan melakukan kegiatan festival dimasing-masing wilayah jakarta.( 9 juni 2012)

Berbagai kegiatan pun dilangsungkan, kali ini berpusat  di kawasan Kemang, Jakarta Selatan . Festival ini pun menyediakan beberapa lapak yang menyajikan sajian khusus makanan dan minuman. Sebagian di antara sekian banyak kuliner yang tersedia, terdapat  lapak yang menjual makanan tradisional khas Betawi yaitu kue rangi , kerak telor, dodol Betawi serta bir pletok.  Semua tersedia dengan harga yang ramah bagi dompet.

Bagi Anda, terutama bukan penduduk Jakarta, kue rangi mungkin terdengar asing. Bentuknya mirip kue pancong atau bandros, ukurannya saja yang lebih kecil. Rasanya jauh berbeda karena dibuat dari bahan yang sederhana.

Kue rangi adalah salah satu jajanan  khas Betawi yang mulai punah.  Terbuat dari  tepung kanji dicampur kelapa yang diparut kasar, lalu Secara tradisional dipanggang dengan api dari kayu bakar atau arang. kemudian disajikan dengan kinca gula merah. Harganya pun terjangkau sekitar Rp 3000- Rp 5000.

kue rangi akan tetap terasa manis karena, diatas potongan kue dibubuhi saus gula yang terbuat dari gula merah. Bercampur tepung kanji dan irisan kelapa. Maka jadilah kue rangi hangat dan nikmat, dengan panduan rasa gurih, manis.

Penjual makanan ini sudah sangat jarang. Makanya tidak heran kalau banyak warga Jakarta yang tidak tahu keberadaan kue rangi.

[Ridwan Ardianto dan Arief Afrizal]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s