”Ragunan Tempat Wisata Rekreasi Keluarga”


Sumber Foto: Lihat Di sini

JAKARTA, NEWS MAKS.WORDPRESS.com – Bila liburan Anda mengarah ke selatan kota Jakarta, bersiaplah menepikan kendaraan di Kebun Binatang Ragunan (KBR). Sebuah  tempat rekreasi untuk  melengkapi liburan bersama keluarga serta teman, dengan tiket sehargaRp 4000. Di sini selain bisa melihat satwa – satwa langka seperti beruang madu dan unta punuk satu. Kita juga dapat melakukan piknik ria di bawah pepohonan dan rerumputan yang hijau. KBR ini dirancang sebagai Taman Margasatwa terbuka. Koleksinya lebih dari 4.000 ekor, terdiri dari 295 spesies.   Dibuka secara resmi oleh Gubernur  DKI Jakarta tahun 1966 dengan nama Taman Margasatwa Ragunan.

Saat kami mulai memasuki lokasi tujuan ini bersama dengan teman yakni Arief, Sulton ,Aris dan Vivi. Kesan pertama terlihat adalah lokasi tempatnya yang lumayan sejuk. Di isi dengan hamparan pepohonan terpampang jelas di setiap sudut jalan, suara burung berkicauan membuat setiap pengunjung merasa seperti bak di hutan.  Beberapa meter dari pintu masuk itu terdapat Children  Zoo. Setelah sampai ke dalam, kami baru Mengingat area Kebun Binatang Ragunan ini ternyata cukup luas. Lantas aku dan teman-teman memilih untuk mengikuti tour dari kereta keliling.

Tawa riang terdengar dari beberapa sudut saat kami menaikkinya. Sesekali jeritan kecil mewarnai canda riang sekelompok anak-anak kecil. Sementara, beberapa lagi di antara bocah-bocah itu.  Nampak penasaran plus raut wajahnya terlihat bercampur takut saat menaikkinya. Aku berharap bisa melihat banyak satwa langka, dengan menggunakan kereta ini tanpa harus lelah berjalan kaki. Setelah membayar sejumlah uang untuk tiketnya, Tak lama kereta keliling yang memiliki 6 gerbong mini itu datang.

Aku dan teman-teman memilih duduk paling depan sekali agar bisa melihat jelas pemandangan yang ada di Kebun Binatang ini. Perjalanan dimulai. Lokasi yang dilewati mulai terasa aneh buat kami. Karena hingga 2 menit pertama, hanya bisa melihat pohon, orang piknik di rumput dan banyak tempat orang berjualan makanan. Ada yang bersama keluarga, teman-teman bahkan dengan pacarnya. di bawah pepohon yang rindang dan di rerumputan.

Perjalanan berlanjut, kami hanya sempat melihat sebuah kawasan burung-burung yaitu burung pelican dan adegan pemandian gajah yang sangat sebentar sekali terlihat karena, kereta keliling ini  berjalan dengan cepatnya, hanya melihat pemandangan saat petugas Kebun Binatang menyirami sang gajah dengan segayung air.

Kami menarik nafas  sedih, karena hingga akhir tour kereta keliling itu, tidak melihat binatang apapun. Yang terlihat hanya banyak pepohonan di kanan kiri jalan, tempat orang piknik, tempat berjualan boneka, tempat makan dan banyak orang pacaran. Jadi binatangnya mana?. Ketika, tour selesai, aku dan teman-teman saling pandang dan menaikkan bahu. Aku tak mengerti sama sekali, untuk apa kereta keliling itu ada, jika tak bisa melihat binatang apapun. [Ridwanardianto]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s